BANDUNG, polban.ac.id – Enam bakal calon Direktur Politeknik Negeri Bandung (Polban) masa bakti 2026–2030 telah mengikuti pemeriksaan kesehatan atau Medical Check-Up (MCU) pada Rabu dan Kamis, 20–21 Mei 2026. Pemeriksaan dilaksanakan di Gedung Anggrek Lantai 7, RSUP Dr. Hasan Sadikin, Bandung, sebagai bagian dari tahap penjaringan bakal calon direktur.
Keenam bakal calon yang mengikuti MCU adalah Dr. Ade Chandra Nugraha, S.Si., M.T.; Iwan Ridwan, S.T., MT., Ph.D.; Dr. Ing. Ir. Luthfi Muhammad Mauludin, S.S.T., M.SAHC.; Prof. Dr. Ir. Noor Cholis Basjaruddin, M.T.; Rivan Sutrisno, S.E., M.A., Ph.D.; dan Dr. Tomy Andrianto, S.S.T., MM.Par. Keenam nama tersebut telah ditetapkan sebagai bakal calon setelah berhasil memenuhi seluruh persyaratan administratif dan integritas yang ditetapkan oleh panitia, di antaranya berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil dengan jabatan akademik minimal Lektor, berpendidikan minimal Magister (S2), serta memiliki pengalaman manajerial minimal sebagai Ketua Jurusan atau setara selama paling singkat dua tahun di PTN.
Pelaksanaan MCU merupakan salah satu tahapan wajib dalam proses penjaringan bakal calon direktur. Berdasarkan ketentuan yang berlaku, bakal calon dinyatakan memenuhi syarat kesehatan apabila hasil pemeriksaan mencantumkan keterangan “Sangat Direkomendasikan” atau “Direkomendasikan.” Ketua Panitia Pemilihan Direktur, Any Ariani Noor, menegaskan pentingnya tahapan ini dalam keseluruhan proses seleksi.
“Pemeriksaan kesehatan ini penting untuk memastikan bahwa calon direktur benar-benar siap, tidak hanya secara kompetensi, tetapi juga secara jasmani dan rohani untuk memimpin Polban,” ujarnya pada Kamis (21/05).
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Panitia Pemilihan Direktur, Krisna Yudha Bakhti, turut menyampaikan harapannya agar seluruh rangkaian proses berjalan dengan baik.
“Medical check-up ini merupakan bagian dari tahapan penting dalam proses pemilihan Direktur Polban guna memastikan kesiapan kesehatan para bakal calon direktur. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar, objektif, dan mendukung terpilihnya pimpinan yang mampu membawa Polban semakin maju,” ujarnya.
Hasil MCU selanjutnya akan menjadi salah satu dasar pertimbangan dalam pengesahan hasil penjaringan melalui Sidang Pleno Senat Tertutup yang dijadwalkan pada 23 Juni 2026. Setelah tahap penjaringan selesai, proses akan dilanjutkan ke tahap penyaringan pada 14 Juli 2026, di mana setiap bakal calon menyampaikan visi, misi, dan program kerja dalam Sidang Senat Terbuka. Senat kemudian menetapkan tiga nama calon direktur untuk diajukan kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Pemilihan direktur dijadwalkan berlangsung pada 18 Agustus 2026 dengan komposisi hak suara 65% untuk Senat dan 35% untuk Menteri. Direktur terpilih selanjutnya akan ditetapkan dan dilantik pada 27 Oktober 2026. Melalui serangkaian tahapan yang transparan dan akuntabel ini, Polban berharap dapat menghadirkan pemimpin terbaik yang mampu membawa institusi menuju era emas di masa mendatang.(panitia pildir)






