BANDUNG, polban.ac.id – Atmosfer kompetisi ketat, kolaborasi lintas disiplin ilmu, hingga gagasan pariwisata berkelanjutan mewarnai gelaran Kompetisi Pariwisata Indonesia (KPI) ke-16. Ajang tahunan bergengsi ini diselenggarakan oleh Program Studi D3 Usaha Perjalanan Wisata Politeknik Negeri Bandung (Polban). Tahun ini, KPI 16 tampil lebih impresif sebagai salah satu ajang talenta pariwisata terbesar antar perguruan tinggi yang mempertemukan dunia kampus, industri, pemerintah, hingga peserta internasional dalam satu panggung kompetitif.
Mengusung tema “Sustainability from Land to Sea: Connecting People, Nature, and Tourism for a Sustainable Future”, KPI 16 menantang para peserta menghadirkan inovasi dan solusi kreatif terhadap tantangan industri pariwisata masa kini. Gelaran berskala besar ini juga menjadi wujud nyata dari implementasi experiential learning (pembelajaran berbasis pengalaman) yang diterapkan di Polban. Hal ini sejalan dengan reputasi Polban sebagai 1st APIEM 5 Teaching International Centre of Excellence in Java yang telah resmi diakreditasi oleh Asian Pacific Institute for Events Management (APIEM).
Kompetisi tahun ini mencatat partisipasi luar biasa dengan lebih dari 400 peserta dari 48 perguruan tinggi nasional dan internasional. Selain kampus-kampus ternama dari berbagai penjuru Indonesia, KPI 16 juga diperkuat oleh kehadiran peserta dari Filipina dan Mesir, yang semakin mengukuhkan posisi Polban dalam peta kompetisi pariwisata internasional.
Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta bersaing ketat dalam 19 kategori lomba (daring dan luring) dengan standar penilaian berbasis industri. Beberapa kategori yang diperlombakan, di antaranya Tour Package Competition, Tourism Scientific Writing, Sustainable Event Planning, Tourism Village Branding, Traditional Dance, hingga Ocean Impact Poster. Persaingan berlangsung ketat karena setiap kategori menghadirkan standar penilaian berbasis industri dengan menonjolkan kreativitas, inovasi, serta relevansi terhadap pengembangan pariwisata berkelanjutan.
KPI 16 juga menjadi ruang strategis bagi mahasiswa untuk membangun konektivitas langsung dengan industri pariwisata. Kehadiran berbagai asosiasi dan pelaku industri menjadikan kompetisi ini tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga sebagai wadah networking dan link and match antara dunia pendidikan dengan kebutuhan industri pariwisata saat ini. Acara opening ceremony hingga awarding night dihadiri langsung oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya:
- Direktur Politeknik Negeri Bandung, Marwansyah, S.E., M.Si., Ph.D.
- Bupati Kabupaten Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail
- Kepala Bidang Pariwisata Kabupaten Bandung, Muhamad Sofiyurahman, S.St.Par., M.M.
- Perwakilan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat
Bupati Kabupaten Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, menyampaikan apresiasi tingginya atas konsistensi Polban dalam melahirkan talenta muda pariwisata yang adaptif terhadap industri global.
“Sektor pariwisata membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki kesadaran terhadap keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian budaya, dan keberlanjutan lingkungan,” ungkap Jeje.
Ketua KPI 16, Septiana Dwi Ranjani, juga menegaskan bahwa ajang ini bertujuan memicu kepekaan generasi muda terhadap masa depan bumi.
“KPI 16 menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan bahwa generasi muda pariwisata tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap isu keberlanjutan dan masa depan industri,” ujarnya.
Sebagai penutup rangkaian kompetisi yang kompetitif, Politeknik Pariwisata Bali berhasil keluar dan meraih predikat sebagai Juara Umum KPI 16.
Keberhasilan acara ini tidak lepas dari kuatnya sinergi dengan berbagai asosiasi industri pariwisata, seperti ASITA, ASTINDO, ITLA, ASPERAPI, AELI, dan ASPPI wilayah Jawa Barat. Selain itu, kerja sama erat juga terjalin dengan para mitra industri yang mendukung penuh ekosistem pengembangan talenta ini, yaitu:
- Exclusive Partner: Sensa Hotel
- Hydration Partner: RON88
- Sponsor & Partner: Troole, CIMB Niaga, FITHUB, MIU, Travelab, dan Resa Darma Abadi (Today Event Production)
Melalui KPI 16, Polban kembali membuktikan komitmennya bukan sekadar sebagai tempat belajar, melainkan sebagai panggung strategis lahirnya inovasi, pertukaran budaya, dan pencetakan generasi muda pariwisata Indonesia yang siap bersaing di kancah global. (Tim KPI Polban)






