Program Magister (S2) Terapan Politeknik Se-Indonesia : Vokasi Kuat Menguatkan Indonesia

Program Magister (S2) Terapan Politeknik Se-Indonesia : Vokasi Kuat Menguatkan Indonesia

Berita, Fokus

BANDUNG, polban.ac.id – Kabar gembira buat lulusan Diloma IV atau Sarjana yang akan melanjutkan pendidikannya. Beberapa Politeknik Negeri di Indonesia membuka Program Magister (S2) Terapan (M.ST). Politeknik Negeri Bandung juga menyelenggrakan Program Magister Terapan dengan 2 program studi, yaitu Program Magister Rekayasa Infrastruktur dan Program Magister Keuangan dan Perbankan Syariah. Informasi lengkap bisa mengunjungi laman http://mst.polban.ac.id/ . Berikut daftar politeknik yang menyelenggarakan Program Magister:

Please follow and like us:
error
Kunjungan dan Peninjauan langsung oleh Inisiator Vent-I Dr. Ir. Syarif Hidayat ke Ruang Produksi di POLBAN dalam Rangka POLBAN PEDULI BANGSA Produksi Ventilator Alat Bantu Pernafasan Penderita Covid-19

Kunjungan dan Peninjauan langsung oleh Inisiator Vent-I Dr. Ir. Syarif Hidayat ke Ruang Produksi di POLBAN dalam Rangka POLBAN PEDULI BANGSA Produksi Ventilator Alat Bantu Pernafasan Penderita Covid-19

Fokus

BANDUNG, polban.c.id – Pada hari Jumat, 22 Mei 2020, Polban dikunjungi oleh Dr. Ir. Syarif Hidayat. Dengan didampingi oleh Direktur Polban, Rachmad Imbang Tritjahjono, bersama Windy Hermawan dan R. W. Tri Hartono, beliau meninjau langsung ruang kelas dan laboratorium Polban serta para PLP dan Teknisi Polban yang sedang memproduksi Vent-I.

Nama Dr. Ir. Syarief Hidayat menjadi buah bibir ketika Dosen STEI-ITB asal kota Bandung ini menemukan/merancang Ventilator alat bantu pernafasan untuk penderita Covid-19 diberi nama Ventilator Indonesia “Vent-I”, yang juga merupakan hasil kerja sama antara ITB dan UNPAD. “Perolehan dana dalam pengembangan Vent-I diantaranya berasal dari donasi masyarakat Indonesia, sehingga Vent-I akan dihibahkan pada rumah sakit rujukan Covid-19 yang sangat membutuhkan di Indonesia,” ujar Syarief. Pada pertemuan tersebut juga, beliau mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan yang sebesar-besarnya pada jajaran pimpinan Polban yang telah berperan serta dalam produksi Ventilator Vent-I ini. Syarief berpesan kepada para PLP dan Teknisi yang sedang bekerja, untuk tetap fokus dan semangat membantu para medis di gugus depan yang sangat membutuhkan alat ini. “Sekecil apa pun peran Polban diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat dalam memerangi pandemik Covid-19 yang sedang melanda” tambah Direktur Polban.

W. Tri Hartono sebagai Ketua Jurusan Teknik Elektro Polban merangkap komandan dan inisiator bersama Windy Hermawan (sekretaris Jurusan Teknik Refrigerasi dan Tata Udara) dalam produksi ini mengatakan bahwa dalam kondisi sekarang yang penuh tantangan, selain harus mencegah dan memutus penyebaran virus corona, kita juga harus tetap produktif sehingga kondisi pekerjaan di lapangan sekarang dibatasi dan harus mengikuti Protokol Pencegahan Covid-19. Polban saat ini sedang memproduksi 60 unit ventilator Vent-I type 2. Sebelumnya Polban telah berhasil memproduksi 20 units Vent-I type 1 dan 30 Vent-I type 2 yang telah lolos uji klinis di rumah sakit sehingga peralatan tersebut dapat diedarkan secara legal ke rumah sakit rujukan Covid-19 di seluruh Indonesia.

“Kapasitas produksi Polban saat ini per hari bisa mencapai 100 unit ventilator. Namun hal ini sangat bergantung pada ketersediaan komponen tentunya. Alat kesehatan buatan dalam negeri Vent-I ini di produksi menggunakan material 100 persen kandungan lokal, tidak ada yang impor. Sebagaimana telah dikemukakan, perguruan tinggi lain dan Perusahaan yang ikut serta dalam produksi ini, selain Polban adalah Polman, PT LEN dan PT DI. Beberapa komponen ventilator dibuat sendiri oleh ITB dan Polban”, ungkap Windy Hermawan.

(SumberR. Wahyu TrihartonoDU.Tech., SST., M.T dan Dr., Ir. Windy Hermawan Mitrakusuma , MT.) 

Please follow and like us:
error
Polban Ikut Berperan Serta Dalam Produksi  VENT-I Untuk Pasien Covid-19

Polban Ikut Berperan Serta Dalam Produksi  VENT-I Untuk Pasien Covid-19

Fokus

BANDUNG, polban.ac.id – Vent-I singkatan dari Ventilator Indonesia  diinisiasi oleh Dr. Ir. Syarif Hidayat, Dosen STEI ITB yang juga merupakan pembina YPM Salman ITB. Gagasan ini timbul karena kelangkaan ventilator, padahal alat kesehatan tersebut  sangat dibutuhkan dalam masa pandemik Covid-19 ini.

Vent-I ini adalah alat alternatif untuk membantu pernapasan bagi pasien yang masih dapat bernafas sendiri atau yang dirawat di luar ICU. Alat tersebut memiliki fungsi utama yaitu sebagai CPAP (Continuous Positive Airway Pressure).   

Ada 4 empat tim yang teribat dalam pembuatan ventilator ini, Polban termasuk dalam tim kedua, yaitu tim produksi bersama ITB, Politeknik Manufaktur (Polman) Bandung, UPI, SMK, dan PT DI. Tiga tim lainnya adalah tim Dokter dari Fakultas Kedokteran UNPAD yang melakukan pendampingan pembuatan desain dan uji ventilator, tim Distribusi ventilator yang berkantor di Masjid Salman ITB, dan Tim Komersialisasi yang dikelola oleh PT Rekacipta Inovasi ITB.

 

Polban berperan serta dalam hal assembling/perakitan komponen bersama Polman dan PT DI  (untuk versi pertama ini, diproduksi kira-kira 100 unit), sedangkan beberapa mahasiswa  terlibat dalam pembuatan komponennya yang dikerjakan bersama beberapa vendor, SMK, dan mahasiswa ITB dan Polman.

“Saat ini, beberapa mahasiswa dari Jurusan Teknik Refrigrasi Tata Udara dan Jurusan Teknik Elektro Polban membantu menyiapkan harnessing dan soldering PCB di Salman ITB, sedangkan dosen dan teknisi melaksanakan assembling/perakitan unit di Polban dengan tetap menjalankan protokol Kesehatan Covid-19. Rencananya, produksi versi kedua akan dilakukan setelah versi pertama ini selesai, dan akan dilanjut versi ketiga untuk versi komersialnya. Kegiatan ini didukung penuh oleh pimpinan/ manajemen dan warga Polban. Kami berharap, sekecil apa pun peran Polban, sebagai institusi pendidikan, tetap dapat berkontribusi dalam memerangi  pandemi Covid-19 yang sedang dihadapi bangsa Indonesia ini. Semoga bencana ini segera berlalu,” ujar Windy Hermawan, selaku PIC Polban.

sumber: Dr. Ir. Windy Hermawan Mitrakusuma , MT. (Tenaga Pendidik Jurusan Teknik Pendingin dan Tata Udara Polban)

Please follow and like us:
error