BANDUNG, polban.ac.id – Politeknik Negeri Bandung menyelenggarakan kegiatan Kursus Pimpinan (SUSPIM) Tahun 2025 sebagai upaya strategis dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi kepemimpinan di lingkungan institusi. Kegiatan ini diikuti oleh para pimpinan unit kerja dan unsur terkait guna mendukung tata kelola organisasi yang lebih efektif, adaptif, dan profesional.
Kegiatan ini diikuti oleh 133 peserta yang terdiri atas jajaran pimpinan, mulai dari Wakil Direktur, Ketua Jurusan, hingga Koordinator Program Studi. Pelaksanaan kegiatan berlangsung dalam beberapa tahapan, yang dimulai sejak Oktober hingga mencapai puncaknya pada 18–20 November 2025 di Hotel Santika Premiere Linggajati, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.
Pelaksanaan SUSPIM dirancang melalui rangkaian kegiatan yang terstruktur sebagaimana tertuang dalam metode pelaksanaan. Kegiatan diawali pada 20 Oktober 2025 melalui pertemuan tatap muka di Auditorium Gedung Direktorat Polban dengan agenda penyampaian arah kebijakan serta penguatan pemahaman awal terkait peran strategis pimpinan dalam mendukung tata kelola institusi.
Selanjutnya, peserta mengikuti berbagai sesi pembelajaran dengan tema yang beragam, antara lain analisis lingkungan strategis organisasi, penyusunan analisis SWOT, perumusan visi, misi, dan tujuan unit kerja, serta penyusunan strategi dan program kerja yang terukur. Kegiatan ini dilaksanakan melalui kombinasi metode luring dan daring yang dikemas dalam bentuk ceramah interaktif, diskusi terpusat, dan penugasan mandiri di unit kerja masing-masing.
Dalam prosesnya, peserta juga mendapatkan pendampingan melalui skema mentoring dan coaching, baik secara langsung maupun dalam jaringan. Pendekatan ini bertujuan untuk memastikan setiap unit kerja mampu menyusun rencana strategis yang selaras dengan arah kebijakan institusi serta dapat diimplementasikan secara nyata.
Rangkaian kegiatan kemudian mencapai tahap konsinyering yang dilaksanakan pada 18–20 November 2025 di Kuningan. Pada tahap ini, peserta difokuskan pada penyusunan dan finalisasi dokumen rencana strategis (Renstra) unit kerja, termasuk penyelarasan indikator kinerja dan program prioritas melalui diskusi intensif dan kolaboratif.
Dari pelaksanaan kegiatan ini, terlihat adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep kepemimpinan strategis, khususnya dalam aspek pengambilan keputusan, manajemen perubahan, serta penguatan tata kelola organisasi. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong terbangunnya komitmen bersama untuk menerapkan nilai-nilai kepemimpinan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan.
Kegiatan ini turut menjadi ruang kolaboratif yang mendorong pertukaran gagasan dan praktik baik antar pimpinan unit kerja. Melalui diskusi yang interaktif, peserta dapat saling berbagi pengalaman dalam menghadapi tantangan pengelolaan organisasi di lingkungan pendidikan tinggi vokasi.
Sebagai tindak lanjut, kegiatan ini menghasilkan sejumlah rekomendasi, di antaranya peningkatan perencanaan dan koordinasi pelaksanaan program, penguatan substansi materi agar lebih aplikatif, serta pengembangan metode pembelajaran yang lebih interaktif. Selain itu, penguatan sistem monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan juga menjadi perhatian untuk meningkatkan kualitas program di masa mendatang.
Secara keseluruhan, penyelenggaraan SUSPIM Polban Tahun 2025 menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas kepemimpinan di lingkungan institusi. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kapasitas individu pimpinan, tetapi juga memperkuat koordinasi dan sinergi dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan. Ke depan, hasil evaluasi yang diperoleh diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyempurnaan program pengembangan kepemimpinan serta mendorong peningkatan kinerja organisasi secara berkelanjutan di Politeknik Negeri Bandung. (dhit/dr)






