BANDUNG, polban.ac.id – Politeknik Negeri Bandung (Polban) resmi memulai rangkaian proses pemilihan Direktur untuk masa bakti 2026–2030. Mengacu pada Keputusan Senat Polban Nomor 025/R5/OT.03.00/2026 yang ditetapkan pada 24 Februari 2026, proses ini dijalankan melalui empat tahapan utama: penjaringan bakal calon, penyaringan calon, pemilihan, serta penetapan dan pelantikan direktur terpilih. Keseluruhan rangkaian ini mengusung slogan “Kepemimpinan Visioner Menuju Era Emas Polban.”
Sebagai tahap awal, Polban menggelar Sosialisasi Pemilihan Direktur pada 17 April 2026 yang diikuti oleh seluruh civitas academica. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh terkait mekanisme, persyaratan, dan jadwal pelaksanaan pemilihan direktur. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Senat Polban, Bambang Wisnuadhi, menyampaikan bahwa pemilihan direktur merupakan bagian penting dari keberlangsungan kepemimpinan institusi.
“Pemilihan direktur adalah momentum untuk mendapatkan pemimpin terbaik yang mampu membawa Polban ke arah yang lebih maju. Semoga proses ini berjalan lancar dan Polban dapat terus berkembang lebih baik di masa depan,” ujarnya.
Ketua Panitia Pemilihan Direktur, Any Ariani Noor, turut menyampaikan gambaran umum proses yang akan dijalani.
“Keseluruhan proses pemilihan akan berlangsung kurang lebih selama enam bulan, dimulai dari April hingga Oktober 2026,” ujarnya. Any juga menekankan pentingnya integritas setiap bakal calon.
“Bakal calon harus memenuhi kriteria administratif dan integritas, seperti tidak sedang menjalani hukuman disiplin, tidak pernah melakukan pelanggaran akademik, serta sehat jasmani dan rohani,” tuturnya. “Kami berharap proses ini melahirkan pemimpin terbaik yang akan membawa Polban ke era emas 2030,” tambahnya.
Tahap penjaringan telah berlangsung sejak April 2026, dimulai dari pengumuman pada 1–30 April 2026, pendaftaran bakal calon pada 20 April–4 Mei 2026, hingga verifikasi berkas persyaratan pada 21 April–6 Mei 2026. Dari proses tersebut, enam nama telah ditetapkan sebagai bakal calon direktur, yaitu Dr. Ade Chandra Nugraha, S.Si., M.T.; Iwan Ridwan, S.T., MT., Ph.D.; Dr. Ing. Ir. Luthfi Muhammad Mauludin, S.S.T., M.SAHC.; Prof. Dr. Ir. Noor Cholis Basjaruddin, M.T.; Rivan Sutrisno, S.E., M.A., Ph.D.; dan Dr. Tomy Andrianto, S.S.T., MM.Par.
Keenam bakal calon selanjutnya akan mengikuti pemeriksaan kesehatan dan psikotes yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Mei–5 Juni 2026. Bakal calon yang dinyatakan lolos kemudian akan mengikuti tahap penyaringan, di mana mereka menyampaikan visi, misi, dan program kerja dalam Sidang Senat Terbuka pada 14 Juli 2026. Senat selanjutnya menetapkan tiga nama calon direktur melalui Sidang Pleno Senat Tertutup untuk kemudian diajukan kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Pemilihan direktur dijadwalkan berlangsung pada 18 Agustus 2026 dengan komposisi hak suara 65% untuk Senat dan 35% untuk Menteri. Calon direktur terpilih selanjutnya akan ditetapkan dan dilantik pada 27 Oktober 2026. Melalui proses yang transparan dan berlandaskan regulasi yang kuat ini, Polban berharap dapat menghadirkan pemimpin terbaik yang mampu membawa institusi menuju perkembangan yang lebih baik di masa mendatang. (panitia pildir)






